Fajar Sauri Apresiasi Aktivasi Taman 24 Jam oleh Komunitas Asem Baris dan WTSSP dengan Giat Berkelanjutan di Ecopark

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta  – Teropongrakyat.co – Komunitas Asem Baris, bersama dengan Wadah Tempa Spiritual Sukma Pyrous (WTSSP) yang dipimpin oleh Sukma Pyrous, telah menyelenggarakan kegiatan sosial berupa pengobatan gratis di Taman Ecopark Jakarta, tepatnya pada hari Sabtu, 10 Januari 2026.

Acara yang bertujuan memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar berhasil menarik perhatian hingga ratusan pengunjung yang datang dari berbagai daerah di sekitar kawasan Tebet.

“Kami pihak Dinas Pertamanan mengucapkan apresiasi yang tinggi dan memberikan dukungan penuh kepada Komunitas Asem Baris atas inisiatifnya dalam menggerakkan aktivitas taman 24 jam. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi Komunitas Asem Baris untuk mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyambut perayaan 5 abad kota Jakarta,” ungkap Fajar Sauri, Kepala Dinas Pertamanan DKI Jakarta saat membuka acara tersebut.

Fajar Sauri Apresiasi Aktivasi Taman 24 Jam oleh Komunitas Asem Baris dan WTSSP dengan Giat Berkelanjutan di Ecopark - Teropong Rakyat

Pada kesempatan ini, setiap pengunjung dapat memperoleh beragam layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kondisi kesehatan umum, konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional, hingga pengobatan dengan pendekatan energi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Seluruh layanan ini diberikan secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya apapun.

Baca Juga:  Kebakaran Gunung Kawi Meluas, 1.459 Hektare Area Terbakar

“Acara hari ini menjadi titik awal bagi serangkaian program Komunitas Asem Baris menuju 5 abad Jakarta. Terapi ‘Healing Energi’ merupakan salah satu program prioritas yang akan kami laksanakan secara berkelanjutan, melalui kerja sama erat dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota di seluruh taman yang ada di Jakarta,” jelas Dermayu Bhisono, yang menjabat sebagai koordinator Komunitas Asem Baris yang biasa disapa Demo.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan kuat dari Dinas Pertamanan dan Hutan Provinsi DKI Jakarta, yang turut berperan dalam menyediakan fasilitas serta tenaga untuk memastikan kelancaran acara.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, tim penyelenggara dan para praktisi juga turut menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menjalani pola hidup sehat serta langkah-langkah pencegahan penyakit kepada semua pengunjung yang hadir.

Baca Juga:  Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi

“Kota Jakarta menyimpan banyak potensi taman kota dengan energi positif yang luar biasa, dan sangat disayangkan jika hal tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh warga sendiri,” tutur Sukma Pyrous, pendiri WTSSP.

“Sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari kegiatan sosial yang diadakan di taman terbuka ini. Kami senang dapat memperkenalkan serta memberikan terapi ‘energy healing’ kepada masyarakat, membantu mereka merasakan perbaikan baik dari sisi fisik maupun kondisi mental, sekaligus menciptakan keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa. Karena saatnya kita saling membantu dan menjadi berkah bagi sesama,” ujar Angel, salah satu praktisi yang terlibat langsung dalam kegiatan sosial tersebut.

Kegiatan sosial pengobatan gratis ini menjadi awal dari berbagai program yang akan diselenggarakan oleh WTSSP dan Komunitas Asem Baris guna mendukung kesejahteraan masyarakat luas di masa yang akan datang. (Red/JS)

 

Berita Terkait

Setahun Bangkit dari Keterbatasan, Kampung Susun Bayam Rayakan Harapan Baru Bersama Wali Kota
Ratusan Sopir Angkot Blokade Jalan Raden Intan, Tolak Trans Jatim Koridor II
Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi
Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang
Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang
Kebakaran Gunung Kawi Capai 1.534 Hektare, Tim Gabungan Terus Pantau dan Lakukan Pendinginan
Perubahan APBD Batu Tembus Rp1 Triliun, Nurochman Minta Program Tak Sekadar Ubah Angka
Kebakaran Gunung Kawi Meluas, 1.459 Hektare Area Terbakar

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:29 WIB

Setahun Bangkit dari Keterbatasan, Kampung Susun Bayam Rayakan Harapan Baru Bersama Wali Kota

Selasa, 29 September 2026 - 06:02 WIB

Ratusan Sopir Angkot Blokade Jalan Raden Intan, Tolak Trans Jatim Koridor II

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang

Senin, 21 September 2026 - 14:31 WIB

Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang

Berita Terbaru

Breaking News

Pungki Tegaskan Komitmen Imigrasi Jaktim Tingkatkan Pelayanan

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:40 WIB

Ekonomi

Dolar AS Turun, Rupiah Menguat 0,47 Persen ke Rp17.882

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:33 WIB