Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDiskusi Publik dan Interaktif Membahas Penanggulangan KARHUTLA Komprehensif Di IndonesiaKomentar: 0

Diskusi Publik dan Interaktif Membahas Penanggulangan KARHUTLA Komprehensif Di Indonesia

Teropong Rakyat, 26 Oktober 2026, 23:21 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

JAKARTA – Teropongrakyat.co – 26 Oktober 2026 – Kepedulian terhadap bencana kebakaran hutan yang ada dimana-mana mendapat perhatian ekstra dari Humanitarian Forum Indonesia (HFI), Forum Zakat (FOZ), dan Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) dengan menyelenggarakan ‘Diskusi Publik terkait bencana nasional dan mencari solusi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan yang Komprehensif’ acara dilaksanakan pada pukul 13.00 sampai selesai dan bertempat di Gedung Filantropi Dompet Dhuafa, Jl. Warung Jati Barat No.14, RT.3/RW.5, Jati Padang, Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Senen, 26 Oktober 2026.

Diskusi yang semakin panas dengan narasumber yang dashyat, seperti yang turut dihadiri Ahmad Juwaini Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Romi Ardyansyah Direktur Operasional Inisiatif, Sonny Sukada Direktur Eksekutif Filantropi, Udhi Trikurniawan Sekretaris Umum Forum Zakat, Umi Marufah Tim Kampanye Eksekutif WALHI dan Viktor Rembeth Dewan Pengarah BNPB RI. Nara sumber lewat Zoom online Bilgis Habiba pop erwakilan Juru Bicara Green Peace indonesia. Acara tersebut di pandu pengarah acara Syamsul Ardyansyah selaku Senior Officer Aliance Dompet Dhuafa.

Baca Juga:  KUHP 2025 Perkuat Sanksi Ganggu Ibadah, Penghinaan Agama, dan Kerusakan Rumah Ibadah

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi fokus perhatian nasional seiring dengan meluasnya dampak kabut asap di berbagai wilayah seperti Kalimantan, Sumatra, hingga Jawa Timur. Dalam diskusi publik terkini, Presiden Prabowo Subianto bahkan mengategorikan pelaku pembakaran hutan berskala besar sebagai pelaku terorisme ekologi karena dampaknya yang menghancurkan kesehatan jutaan masyarakat. Setelah diketahui ada pelaku dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia melibatkan pihak perorangan maupun korporasi (perusahaan) yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar.

Menurut Victor Rembeth selaku Dewan Pengarah BNPB RI, mengatakan, ”Saya sebenarnya berpatokan dan fokus titik api yang sangat luar biasa, karna titik api awalnya terdapat di Kalimantan Barat. Ini bencananya sangat luar biasa terdapat di Kalimantan Barat yang terlihat cukup parah di bandingkan di wilayah Kalimantan Tengah atau Kalimantan Selatan. Dan saya melihat tim relawan dari dompet dhuafa dan dari Muhamadyah sudah di terjunkan ke lokasi,” kata Victor Rembeth.

Baca Juga:  Security SPX Diduga Dikeroyok di Depan Kafe Hens99 Semarang, Korban Lapor Polisi

“Saya sendiri meninjau Kalimantan Barat yang begitu kaya dengan alam rayanya tapi perhatian dari pemerintah pusat sangat minim sekali, seperti bantuan dana Desa hanya 2 Milayar, ini sangat minim sekali lalu mereka dapat apa bantuannya dana desa hanya 2 miliyar. Makanya bapak Presiden langsung meninjau ke wilayah Kalimantan Barat melihat langsung kondisi di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Reporter : JS/IM

Lihat Nasional Selengkapnya→
Artikel Terkait Nasional
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain