Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki NaramaKomentar: 0

Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

Teropong Rakyat, 24 Juni 2026, 18:55 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

MIMIKA, teropongrakyat.co – Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandim bersama personel Kodim 1710/Mimika merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta memperkuat persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.

Prosesi perdamaian yang dipimpin oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, dilaksanakan melalui mekanisme adat dengan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang sebelumnya terlibat konflik. Dengan semangat kekeluargaan dan kebersamaan, kedua kubu yang bertikai, yakni kubu Newegalem dan kubu Dang, sepakat mengakhiri perselisihan dan kembali hidup berdampingan secara damai.

Baca Juga:  Koramil Bantur Tegaskan Komitmen Dukung Program Kesehatan pada Lokakarya Mini Lintas Sektoral

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1710/Mimika mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, menghilangkan rasa dendam, menghormati nilai-nilai adat yang diwariskan para leluhur, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan di lingkungan masyarakat. “Mari kita jaga persaudaraan, hilangkan rasa dendam, hormati nilai-nilai adat yang ada, dan selesaikan setiap persoalan melalui musyawarah demi terciptanya kedamaian yang berkelanjutan,” ujar Dandim.

Sebagai simbol berakhirnya konflik, dilaksanakan ritual adat panah babi yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi pematahan panah oleh Dandim 1710/Mimika bersama Kapolres Mimika. Selanjutnya, kedua kubu menandatangani kesepakatan damai sebagai bentuk komitmen bersama untuk mengakhiri pertikaian serta menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Baca Juga:  Hari Kedua Belas Penanganan Gempa NTT, TNI Kirim 925,638 Ton Bantuan

Perdamaian ini menjadi momentum penting dalam mempererat persatuan, memulihkan keharmonisan sosial, dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif di Kabupaten Mimika. Diharapkan, kesepakatan yang telah dicapai dapat terus dijaga dan dihormati oleh seluruh pihak, sehingga nilai-nilai persaudaraan, kedamaian, dan kebersamaan tetap terpelihara demi terwujudnya masyarakat Mimika yang rukun, damai, dan sejahtera. (Pendim 1710/Mimika)

Lihat TNI – Polri Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait TNI – Polri
Breaking NewsKanal lain
BisnisKanal lain