Bakamla RI Sosialisasikan Rancangan Strategi Keamanan Laut 2019-2024

- Jurnalis

Jumat, 15 November 2024 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI melalui Direktorat Strategi menggelar rapat sosialisasi terkait Rancangan Strategi Keamanan Laut (Kamla) yang telah disusun sejak tahun 2019 hingga 2024. Rapat dibuka oleh Direktur Strategi, Laksamana Pertama Bakamla Dafit Santoso, di Kantor Bakamla RI, Rawamangun, Jakarta, Jumat (15/11/2024).

Dalam paparannya, Laksma Bakamla Dafit Santoso memaparkan struktur organisasi Bakamla RI yang berpedoman pada Peraturan Bakamla Nomor 17 Tahun 2017 tentang Organisasi dan Tata Laksana. Direktorat Strategi, sejak 2019, telah menghasilkan berbagai rancangan strategi, mulai dari pengamanan di perairan Natuna Utara hingga pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II di Selat Makassar pada tahun 2024 ini. Penyusunan strategi ini sejalan dengan instruksi Presiden untuk meningkatkan keamanan di sekitar lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Dari tahun ke tahun, Direktorat Strategi berhasil menyusun rancangan strategi yang meliputi, tahun 2019, Strategi Pengamanan Laut Natuna Utara dan Kebijakan Kepala Bakamla RI. Tahun 2020, Pengamanan Laut Andaman dan Laut Timur. Tahun 2021, Pengawasan Hak Lintas Kapal Asing dan Pengamanan Laut Sulu-Sulawesi. Tahun 2022, Rencana Aksi Jaknas KKPH yang melahirkan Perpres Nomor 59 Tahun 2023. Tahun 2023, Strategi Penanggulangan Peredaran Narkotika di Laut

Baca Juga:  DI LUAR NALAR !!!, Anak di Bawah Umur dan Orang Mati Dijadikan Tergugat !!!

Dan tahun 2024, Pengamanan ALKI II di Selat Makassar dan Penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Laut.

Perpres Nomor 59 Tahun 2023 tentang Jaknas KKPH memberikan dampak signifikan, antara lain peningkatan anggaran Operasi Nasional, terbentuknya Satgas Ad Hoc KKPH dengan Bakamla RI sebagai sekretaris, serta peningkatan pemantauan dengan pengintegrasian sistem informasi dan pembangunan stasiun pemantauan baru. Selain itu, penggunaan pangkalan bersama diimplementasikan untuk mendukung operasi Kamla.

Dalam melaksanakan rencana aksi yang telah dirancang, Laksma Bakamla Dafit menegaskan pentingnya menetapkan skala prioritas untuk alokasi sumber daya yang efisien dan pencapaian target yang lebih terarah. Selain skala prioritas, penggunaan indikator persentase juga dapat digunakan untuk evaluasi yang lebih akurat dalam pelaksanaan rencana.

Baca Juga:  Usai Ibadah Satgas Yonif 623 Berikan Pelayanan Kesehatan

Bakamla RI juga menyatakan kesiapannya mendukung program keamanan laut yang termasuk dalam 100 hari program Presiden, serta mendukung arahan Menko Polkam untuk pembentukan desk khusus dalam menyukseskan program tersebut. Sebagai langkah lanjutan, Direktorat Strategi mempersiapkan Rancangan Jaknas KKPH Jilid II pada tahun depan dan meminta dukungan unit kerja Bakamla RI dalam mengumpulkan data yang diperlukan.

Rapat ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Tinggi Bakamla RI yang berdinas di Jakarta. (Humas Bakamla RI)

Autentifikasi : Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.

Foto: Humas Bakamla RI

Sumber Berita: Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.

Berita Terkait

Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak
SCY Group: Momentum HUT RI ke-81,FABA Kini Memberi Manfaat Nyata Untuk Pendidikan
H. Sanusi Sebagai Calon Kepala Desa Dongkal : Siap Sejahterakan Masyarakat Dengan Kepemimpinan Jujur Dan Transparent
Dua Kali Isi Solar Subsidi, Truk Box A-8285-FC Diamankan Tipiter Polres Subang
Kisah Pilu Pasangan Buta Huruf di Malang: Jual Tanah Rp 3 Miliar, Terima Rp 200 Juta, Muncul Akta Bermasalah
Wabup Malang Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Sinergi Pembangunan dan Penghormatan untuk Veteran Jadi Sorotan
Dugaan NIK Ganda Direktur PT IMI, BKPSDM Batang Pastikan Pemeriksaan Pejabat Terkait Berjalan
DLH Tindak 4 Perusahaan Terkait TPS Ilegal Cilincing, Tapi Gunungan Sampah Masih Jadi Pertanyaan Besar

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:06 WIB

SCY Group: Momentum HUT RI ke-81,FABA Kini Memberi Manfaat Nyata Untuk Pendidikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

H. Sanusi Sebagai Calon Kepala Desa Dongkal : Siap Sejahterakan Masyarakat Dengan Kepemimpinan Jujur Dan Transparent

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Dua Kali Isi Solar Subsidi, Truk Box A-8285-FC Diamankan Tipiter Polres Subang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Kisah Pilu Pasangan Buta Huruf di Malang: Jual Tanah Rp 3 Miliar, Terima Rp 200 Juta, Muncul Akta Bermasalah

Berita Terbaru