Tim Kuasa Hukum Kelompok Tani Petasia Timur Desak Kapolres Atensi Kasus Pencurian Kelapa Sawit di Morut

- Jurnalis

Rabu, 2 Oktober 2024 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morut, teropongrakyat.co – Konflik terkait dugaan pencurian kelapa sawit di Morowali Utara kembali memanas. Pada Selasa 1 Oktober 2024, Kantor Hukum Ihsan Rauf Praja, SH dan rekan secara resmi melaporkan tindak pidana pengrusakan dan pencurian yang terjadi di perkebunan sawit di wilayah Petasia Timur kepada Kapolres Morowali Utara.

Laporan ini diajukan oleh Ihsan Rauf Praja, SH, dan Ali Imran, SH, MH, yang mewakili klien mereka, H. Abidin, seorang wiraswasta berusia 74 tahun asal Desa Bungintimbe.

H. Abidin mengelola lahan seluas 450 hektar sejak 1992 dan kini menghadapi masalah serius terkait pencurian kelapa sawit yang diduga dilakukan oleh seorang bernama Ari dan rekan-rekannya.

Dalam pengaduan tersebut, terungkap bahwa Ari sebelumnya bekerja sebagai pengawas lahan di bawah H. Abidin namun dipecat pada 2022.

Baca Juga:  Polsek Kawasan Sunda Kelapa Polres Priok, Perkuat Sinergi dengan Pekerja Pelabuhan melalui Program 'Jaga Jakarta On The Spot

Sejak saat itu, Ari diduga memanen buah kelapa sawit dari lahan tanpa izin dan menjualnya ke pihak ketiga. Insiden memuncak pada September 2024 ketika Ari diduga merusak portal yang dipasang di perkebunan sawit untuk mencegah akses ilegal.

Pada Rabu, 2 Oktober 2024, Abdul Salam Dalle, salah satu anggota tim kuasa hukum Kelompok Tani Petasia Timur, meminta agar Kapolda Sulawesi Tengah dan Kapolres Morowali Utara memberikan perhatian khusus pada kasus ini.

Menurutnya, langkah cepat diperlukan untuk mencegah konflik horizontal antar petani sawit di daerah tersebut.

“Saya berharap Kapolda dan pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk menghindari perkelahian massal di area perkebunan sawit di Morowali Utara. Ini situasi yang genting dan membutuhkan perhatian serius,”kata Abdul Salam Dalle.

Baca Juga:  Pati TNI AD Naik Pangkat, Ini Nama-namanya:

Ia juga mendesak agar Kapolres Morowali Utara segera mengusut tuntas kasus ini demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah perkebunan sawit yang kini terancam oleh tindakan sepihak dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kasus ini telah menarik perhatian publik karena menggambarkan konflik agraria yang kerap terjadi antara petani lokal dan pihak eksternal.

Kejadian ini juga menyoroti pentingnya penegakan hukum yang adil dan perlindungan terhadap hak-hak petani di daerah pedesaan Sulawesi Tengah.

Dengan bukti-bukti yang kuat, termasuk dokumen resmi, notulen rapat, dan foto-foto kejadian, tim kuasa hukum berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti laporan ini demi terciptanya keadilan bagi para petani. *(red)

Berita Terkait

VTC Panglima TNI-CDF ADF Menjadi Momentum Perkuat Kerja Sama Bilateral Indonesia-Australia
Polri Evakuasi Dua Warga Palue Lewat Jalur Udara, Lansia Korban Reruntuhan dan Ibu Hamil
Panglima TNI Beri Penghargaan Istimewa Atas Aksi Heroik Dua Prajurit TNI di Masjid Baiturrahman
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Edukasi 80 Siswa SMK Al Jihad tentang Pemanfaatan AI dan Bahaya Cybercrime
JJOS Pelayanan & Pengamanan Embarkasi KM Bukit Raya Tujuan Kijang Berlangsung Aman dan Lancar, 228 Penumpang Terlayani
Totalitas, TNI Kerahkan 4.477 Personel dan 27 Alutsista Bantu Korban Terdampak Gempa NTT
Letjen TNI Richard Tampubolon Tinjau Atlet Pelatnas Taekwondo Indonesia di Markas Kopassus
Wapang TNI Pastikan Kehadiran TNI Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di NTT

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:38 WIB

VTC Panglima TNI-CDF ADF Menjadi Momentum Perkuat Kerja Sama Bilateral Indonesia-Australia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Panglima TNI Beri Penghargaan Istimewa Atas Aksi Heroik Dua Prajurit TNI di Masjid Baiturrahman

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Edukasi 80 Siswa SMK Al Jihad tentang Pemanfaatan AI dan Bahaya Cybercrime

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:26 WIB

JJOS Pelayanan & Pengamanan Embarkasi KM Bukit Raya Tujuan Kijang Berlangsung Aman dan Lancar, 228 Penumpang Terlayani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Totalitas, TNI Kerahkan 4.477 Personel dan 27 Alutsista Bantu Korban Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

Ekonomi

TASPEN Salurkan Bantuan Rp155 Juta untuk Korban Gempa NTT

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:43 WIB