Diduga Alami Perlakuan Tidak Etis, Pasien Perempuan Laporkan Dokter di Charlie Hospital Kendal

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret: istimewa

Kendal, teropongrakyat.co — Seorang pasien perempuan melaporkan dugaan perlakuan tidak etis yang dialaminya saat menjalani pelayanan kesehatan di Charlie Hospital, yang berlokasi di Jalan Ngabean, Gowok, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Pasien bernama Tri Nur Muzanatun mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat menjalani pemeriksaan di Poli Bedah. Dugaan tersebut dituangkan dalam Form Kritik dan Saran resmi rumah sakit tertanggal Jumat, 9 Januari 2026, yang belakangan beredar luas di media sosial.

Dalam formulir pengaduan tersebut, pasien menyebut dirinya diduga diusir dari ruang Poli Bedah oleh seorang dokter bedah berinisial dr. A.K. Peristiwa itu disebut terjadi ketika pasien meminta waktu untuk berpikir serta berkonsultasi terlebih dahulu dengan suami dan keluarga sebelum memberikan persetujuan atas rencana tindakan operasi.

Baca Juga:  Provinsi Jawa Barat Hingga Kecamatan Bogor Selatan,Tercatat Peringkat Tertinggi Penikmat Judi On-line

Menurut pengakuan pasien, permintaan tersebut justru mendapat respons yang dinilai tidak pantas dan tidak mencerminkan sikap profesional tenaga medis. Pasien merasa haknya untuk mempertimbangkan tindakan medis tidak dihormati sebagaimana mestinya.

Seiring viralnya pengaduan tersebut di media sosial pada Kamis, 15 Januari 2026, awak media yang mendampingi pasien mengaku menerima undangan resmi dari pihak Charlie Hospital untuk menghadiri pertemuan klarifikasi. Dalam pertemuan tersebut, pasien dipertemukan langsung dengan dokter yang bersangkutan.

Berdasarkan keterangan awak media, dr. A.K. membantah seluruh tuduhan yang tertuang dalam Form Kritik dan Saran. Ia tidak mengakui adanya tindakan pengusiran maupun ucapan bernada merendahkan terhadap pasien sebagaimana dilaporkan.

Namun demikian, dalam forum klarifikasi tersebut, dr. A.K. disebut sempat mengucapkan kata “kampret” saat menjelaskan reaksinya terhadap situasi yang terjadi. Ucapan itu kemudian menimbulkan polemik dan ditafsirkan oleh pihak pendamping pasien sebagai pernyataan yang tidak pantas, meskipun tidak secara eksplisit diarahkan kepada pasien.

Baca Juga:  Intro Coffee Semarakkan HUT RI ke-80 dengan Tribute Iwan Fals dan Semangat Kebangsaan

Hingga berita ini diterbitkan, manajemen Charlie Hospital belum mengeluarkan pernyataan tertulis resmi terkait hasil pertemuan klarifikasi maupun langkah lanjutan yang akan diambil atas pengaduan tersebut.

Sementara itu, pasien menyatakan akan tetap melanjutkan persoalan ini dengan berkonsultasi ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kendal guna memperoleh penilaian dari sisi etika profesi kedokteran.

Redaksi menegaskan, pemberitaan ini disusun berdasarkan dokumen pengaduan tertulis pasien serta keterangan lapangan awak media sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, dan tidak dimaksudkan untuk menghakimi pihak mana pun sebelum adanya keputusan resmi dari lembaga berwenang.

Berita Terkait

Kontingen Persinas ASAD Kota Pasuruan Raih 19 Medali di Madinah Van Java 2
Ahli Waris Natadipura Angkat Bicara, Soroti Penguasaan Lahan yang Diklaim Milik Keluarga di Warungkiara
PDKN Pertanyakan Lelang Wilayah Kerja Migas: Jangan Sampai Kekayaan Alam Rakyat Jatuh ke Tangan Korporasi
Polisi Ungkap Produksi Puluhan Konten Porno, Dua Pria Ditangkap di Jakarta Barat
Ketua LPKP Jhon Kenedy Tegas Ke ESDM: Cabut Izin PT NPR Sekarang! Oknum Kades Mukti Ali Diduga Rampas Uang Rp. 2,1 Miliar Tanpa Hak Atas Lahan
Kitab Ma Ha Is Ma Ya: Spiritualitas Nusantara Jadi Kompas Kepemimpinan Bangsa
Laporan Khusus : Di Gerbang Pulau kebersihan Diabaikan, Saat Fasilitas Dasar Tidak Lagi Jadi Prioritas
PP-PPKRI Gelar Pengesahan Kepengurusan 2026, AWDI Dorong Pelestarian Nilai Perjuangan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:27 WIB

Kontingen Persinas ASAD Kota Pasuruan Raih 19 Medali di Madinah Van Java 2

Selasa, 22 September 2026 - 20:21 WIB

Ahli Waris Natadipura Angkat Bicara, Soroti Penguasaan Lahan yang Diklaim Milik Keluarga di Warungkiara

Selasa, 22 September 2026 - 18:41 WIB

PDKN Pertanyakan Lelang Wilayah Kerja Migas: Jangan Sampai Kekayaan Alam Rakyat Jatuh ke Tangan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 - 17:06 WIB

Polisi Ungkap Produksi Puluhan Konten Porno, Dua Pria Ditangkap di Jakarta Barat

Selasa, 22 September 2026 - 15:55 WIB

Ketua LPKP Jhon Kenedy Tegas Ke ESDM: Cabut Izin PT NPR Sekarang! Oknum Kades Mukti Ali Diduga Rampas Uang Rp. 2,1 Miliar Tanpa Hak Atas Lahan

Berita Terbaru

TNI – Polri

Panglima TNI Hadiri Bazar Bersama Rakyat di Yogyakarta

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:38 WIB