Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDi Tengah Cek Karhutla Kalimantan Selatan, Menhut Raja Antoni Gelar Rapat Mendadak Penguatan PenangananKomentar: 0

Di Tengah Cek Karhutla Kalimantan Selatan, Menhut Raja Antoni Gelar Rapat Mendadak Penguatan Penanganan

Teropong Rakyat, 23 Agustus 2026, 16:21 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

JAKARTA,teropongrakyat.co –
Menteri Kehutanan Raja Antoni mendadak mengumpulkan seluruh jajaran Kementerian Kehutanan saat melakukan peninjauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Melalui rapat daring, Menhut Raja Antoni meminta seluruh direktorat jenderal dan unit pelaksana teknis (UPT) memperkuat keterlibatan dalam penanganan karhutla.

Di lokasi, Menhut Raja Antoni didampingi Wakajati Kalsel Arip Zahrulyani, Tenaga Ahli Kepala Badan BNPB TNI Purn Brigjen Herman Hidayat, Kabid PKSDAR Rudi Herlambang, Kepala stasiun klimatologi Kalsel Damanik dan Kepala stasiun Meteorologi Kalsel Ota hingga Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby, Minggu (23/8/2026).

Rapat daring juga turut dihadiri oleh Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki.

Menhut Raja Antoni menginstruksikan mekanisme bantuan kendali operasi (BKO) di bawah koordinasi balai dan masing-masing direktorat jenderal. Ia meminta tidak hanya memantau, tetapi seluruh jajaran Kemenhut ikut bergerak membantu operasi pemadaman di lapangan.

Baca Juga:  Ketua Umum (Ketum) DPP Asosiasi keluarga pers Indonesia (AKPERSI) Sambangi Sekretariat DPC AKPERSI Kabupaten Bekasi

“Buat mekanisme BKO di bawah balai, dirjen masing-masing, agar jangan jadi penonton dalam proses pemadaman karhutla ini,” ujar Raja Antoni dalam rapat daring.

Menhut Raja Antoni juga meminta sumber daya manusia dari UPT Kemenhut lainnya diarahkan untuk terjun langsung ke lapangan. Nantinya para petugas dilapangan bersama Manggala Agni sebagai unsur yang memiliki pengalaman dalam penanganan karhutla.

“Arahkan SDM UPT lainnya untuk training di lapangan langsung, dengan pimpinannya Manggala Agni,” katanya.

Menurut Raja Antoni, seluruh sumber daya Kemenhut untuk sementara perlu difokuskan dalam mendukung penanganan karhutla di Kalimantan.

“Semua fokus penanganan ke Kalimantan dulu. SDM berapa, semua ikut berkolaborasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Jurnalis Bekerja Sesuai Kode Etik: Menjaga Integritas Meski Tanpa Gaji Tetap

Selain penguatan personel, Menhut Raja Antoni meminta pemantauan kondisi karhutla melalui Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) diperbarui lebih intensif.

Data tersebut diminta tidak berhenti pada informasi titik panas, tetapi dianalisis dengan informasi spasial lain untuk menentukan prioritas penanganan.

“Update Sipongi rutinkan sehari empat kali. Data itu overlay dengan kawasan hutan, jenis tanah, serta pemegang izinnya (PPKH, PBPH, PS, Konservasi dan lainnya),” ujar Menhut Raja Antoni.

Usai melakukan rapat melalui daring, Menhut Raja Antoni kembali melakukan rapat koordinasi karhutla di lokasi membahas kondisi lapangan, penguatan operasi hingga cuaca. Kementerian Kehutanan terus berkoordinasi dengan BPNB,BMKG, TNI Polri, BPBD, pemerintah daerah hingga masyarakat dalam menangani karhutla.

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Lihat Edukasi Selengkapnya→
Artikel Terkait Edukasi
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain