Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDanrem 012/TU : Media Sosial dan Globalisasi Jadi Tantangan Bagi Karakter BangsaKomentar: 0

Danrem 012/TU : Media Sosial dan Globalisasi Jadi Tantangan Bagi Karakter Bangsa

Teropong Rakyat, 21 November 2024, 08:00 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Melaboh – Teropongrakyat.co –  Korem 012/Teuku Umar menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) bertema “Membendung Radikalisme dan Separatisme Melalui Penguatan Karakter Generasi Muda Bangsa” di Aula Bhakti Gara Makorem, Rabu (20/11/2024). Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan TNI AD, khususnya Korem 012/TU, sekaligus mendukung tugas pokok sebagai Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil).

Kegiatan dibuka langsung oleh Danrem 012/TU Kolonel Inf Benny Rahadian, S.E., M.Han., yang dalam sambutannya menyoroti tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi, terutama media sosial, terhadap karakter bangsa. “Kegiatan ini sangat penting untuk membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Ini merupakan benteng untuk menangkal radikalisme dan separatisme dalam kehidupan berbangsa,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sambut HUT BRI ke-130, BRI BO Ciputat Gelar Brilian Sportacular Perlombaan Tenis Meja

Ia juga berharap kegiatan Komsos ini dapat menciptakan lingkungan yang mandiri, mendorong partisipasi masyarakat, dan mampu menangkal pengaruh radikalisme demi menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.

Danrem juga menyampaikan pandangannya mengenai kepemimpinan kepada peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur desa, dan tokoh pemuda. Menurutnya, kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain dalam mencapai tujuan bersama. “Leadership atau kepemimpinan yang efektif sangat penting dalam pengelolaan desa. Seorang pemimpin desa yang baik harus memiliki keterampilan kepemimpinan yang kuat untuk mencapai tujuan pembangunan serta memberikan manfaat bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Baca Juga:  Kadivhumas Sampaikan Apresiasi Kapolri ke Anggota yang Jadi Penggali Kubur

Ia menambahkan, untuk menjadi pemimpin yang berpengaruh, seseorang harus belajar mendengar, menghargai perspektif orang lain, dan menggunakan komunikasi sebagai alat pemberdayaan. “Kepemimpinan sejati adalah tentang melayani, bukan memerintah,” tambahnya.

Danrem berharap para tokoh yang hadir dalam kegiatan ini, dapat mengembangkan kapasitas mereka sebagai pemimpin yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Kegiatan ini dihadiri juga oleh para Dan/Kabalak Disjan Korem 012/TU, para Kasi Korem 012/TU, serta tamu undangan.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain