Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTAkademisi dan Industri Bersinergi: Dosen Manajemen UPN Jatim Jadi Tim Ahli SROI PT INKA 2026Komentar: 0

Akademisi dan Industri Bersinergi: Dosen Manajemen UPN Jatim Jadi Tim Ahli SROI PT INKA 2026

Teropong Rakyat, 11 Oktober 2026, 19:54 WIB · 4 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

JAWA TIMUR,
teropongrakyat.co – Dosen Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Gandi Aswaja Yogatama, S.Sos., M.SM., turut mengambil peran sebagai tim ahli dalam penyusunan Laporan Social Return on Investment (SROI) PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA Tahun 2026 di Kota Madiun.

Keterlibatan akademisi dalam penyusunan laporan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses pengukuran dampak sosial perusahaan dilakukan secara sistematis, berbasis data, serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Sebagai anggota tim ahli, Gandi berkontribusi dalam memberikan masukan terhadap pendekatan analisis, proses identifikasi dampak, penyusunan indikator, hingga interpretasi hasil agar laporan yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki dasar metodologis yang kuat.

Social Return on Investment (SROI) merupakan salah satu pendekatan yang digunakan untuk melihat sejauh mana suatu program mampu menghasilkan nilai bagi para pemangku kepentingan. Pendekatan ini tidak berhenti pada besarnya biaya yang telah dikeluarkan perusahaan, tetapi berupaya mengidentifikasi perubahan atau manfaat yang muncul dari pelaksanaan program dan kemudian menerjemahkannya menjadi informasi yang lebih terukur.

Dalam proses tersebut, perspektif akademik dibutuhkan untuk menjaga objektivitas analisis. Penyusunan SROI harus mampu membedakan antara _output_, _outcome_, dan dampak yang benar-benar memiliki keterkaitan dengan intervensi perusahaan. Selain itu, setiap asumsi dan perhitungan perlu memiliki argumentasi yang jelas agar hasil akhirnya dapat digunakan sebagai dasar evaluasi maupun pengambilan keputusan.

Baca Juga:  Dukung Olahraga Remaja, Bhabinkamtibmas Pulau Sabira Bripka Amirulloh Maliki Berikan Bantuan Raket Bulutangkis

“Laporan SROI yang baik bukan hanya menunjukkan angka rasio, tetapi harus mampu menjelaskan perubahan apa yang terjadi, siapa yang menerima manfaat, serta bagaimana perubahan tersebut dapat dibuktikan melalui data dan metode yang dapat dipertanggungjawabkan,” menjadi prinsip yang mendasari keterlibatan tim ahli dalam proses penyusunan laporan.

Bagi PT INKA, laporan SROI juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat akuntabilitas dan reputasi perusahaan. Dokumentasi dampak sosial yang disusun secara terukur dapat menjadi bukti bahwa berbagai program perusahaan tidak hanya dijalankan sebagai bentuk pemenuhan kewajiban, tetapi juga dievaluasi berdasarkan manfaat yang dihasilkan bagi penerima program dan pemangku kepentingan lainnya.

Laporan tersebut juga dapat menjadi bahan refleksi bagi perusahaan untuk melihat program mana yang telah memberikan dampak optimal, bagian mana yang masih perlu ditingkatkan, serta bagaimana strategi sosial perusahaan dapat dikembangkan secara lebih efektif pada periode berikutnya. Dengan demikian, SROI dapat berfungsi sebagai instrumen evaluasi sekaligus bagian dari proses pengambilan keputusan berbasis bukti.

Keterlibatan dosen Program Studi Manajemen UPN “Veteran” Jawa Timur sebagai tim ahli juga memiliki relevansi dengan _*Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 17: Partnerships for the Goals*_.SDGs 17 menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Dalam konteks penyusunan SROI PT INKA, sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi menjadi bentuk nyata kolaborasi tersebut. Perguruan tinggi berkontribusi melalui pengetahuan, metodologi, dan perspektif akademik, sementara perusahaan menghadirkan konteks implementasi dan program yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Pulau Kelapa Sambangi Tokoh Masyarakat, Tegaskan Sinergi

Kolaborasi semacam ini memperlihatkan bahwa pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Dunia usaha tidak berjalan sendiri, begitu pula perguruan tinggi tidak hanya berperan melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Pertemuan antara keduanya dapat menghasilkan proses evaluasi dan pengembangan program yang lebih kuat.

Keterlibatan Gandi Aswaja Yogatama, S.Sos., M.SM. dalam tim ahli PT INKA sekaligus menunjukkan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui penerapan kompetensi akademik dosen untuk memberikan kontribusi terhadap persoalan dan kebutuhan nyata di dunia industri.

Bagi Program Studi Manajemen UPN “Veteran” Jawa Timur, aktivitas tersebut juga memperkuat relevansi keilmuan manajemen dalam praktik profesional. Kompetensi dalam bidang analisis data, evaluasi program, manajemen strategis, dan pengukuran dampak dapat diaplikasikan secara langsung untuk membantu perusahaan menghasilkan keputusan yang lebih terukur dan bertanggung jawab.

Melalui penyusunan Laporan SROI PT INKA 2026, kolaborasi akademisi dan industri diharapkan tidak hanya menghasilkan sebuah dokumen laporan, tetapi juga membangun budaya evaluasi yang semakin kuat. Ketika dampak sosial dapat diukur secara ilmiah dan dikomunikasikan secara transparan, perusahaan memiliki dasar yang lebih baik untuk memperkuat program, meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, sekaligus menjaga reputasi korporasi secara berkelanjutan.

Penulis: Gandi Aswaja Yogatama

Lihat Edukasi Selengkapnya→
Artikel Terkait Edukasi
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain