Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni : Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,teropongrakyat.co –
Menteri Kehutanan Raja Antoni meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Di lokasi, kondisi lahan gambut masih mengeluarkan asap meski api di permukaan sudah tidak terlihat.

Menhut Raja Antoni mengatakan lokasi yang ditinjau berada di area non-kawasan yang berbatasan dengan hutan lindung. Sementara itu, area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 36 hektare. Menurutnya, karakter lahan gambut membuat proses pemadaman harus dilakukan secara menyeluruh.

“Karena ini daerah gambut, memang tidak ada api di atas tapi dari bawah masih ada asap. Oleh karena itu pekerjaan ini harus dilakukan secara detail agar tidak ada muncul api lagi,” ujar Raja Antoni saat meninjau lokasi karhutla di Penggalaman, Kabupaten Banjar, Kalsel, Minggu (23/8/2026).

Baca Juga:  Guna Perkuat Jiwa Korsa dan Ketahanan Fisik, Yonif 310 Kostrad Rutin Latihan Ketahanan Mars

Menhut Raja Antoni menyebut kondisi hotspot di Kalimantan Selatan sempat mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data sipongi, jumlah hotspot pada 21 Agustus mencapai 157 titik, kemudian turun menjadi 11 titik pada malam 22 Agustus pukul 21.00 WIB. Namun, berdasarkan pemantauan pagi ini (23/8) pukul 06.00 hari ini, jumlahnya kembali meningkat menjadi 44 titik.

“Dari 157 turun menjadi 11, hari ini 44,” katanya. Ia menyebut hotspot tersebut tersebar di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin.

Menurut Raja Antoni, penurunan hotspot sebelumnya tidak terlepas dari operasi gabungan melalui pengerahan pasukan darat dan dukungan operasi udara. Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, serta BNPB dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Dalam operasi water bombing, sebanyak 176 kali pengeboman dilakukan dalam satu hari.

Baca Juga:  BPPKB Banten DPAC Parung Panjang, Bogor Silaturahmi Bersama Alim Ulama Beserta Jajaran Muspika Kabupaten Bogor.

“Sekali lagi efektif untuk menurunkan titik panas di Kalimantan Selatan ini,” ujar Raja Antoni.

Meski titik panas menurun, Menhut Raja Antoni meminta agar semua pihak tetap waspada. Hal ini lantaran El Nino masih berlangsung dengan puncak pada September.

“Jangan ada lagi petani, atau perusahaan yang melakukan land clearing dengan cara membakar,” tagasnya.

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Berita Terkait

Teladani Akhlak Rasul, Grand Soll Marina Hotel Tangerang Gelar Maulid Akbar Bersama Habib Hafid Baraqbah
Wajib Halal Oktober 2026 Makin Dekat, Restoran Bisa Mulai dari Outlet yang Siap
PSM Berkolaborasi Hadirkan ASA Untuk Bangkit Bersama Pasca Bencana
Karhutla Riau, Menhut : Api Dipadamkan, Dampak Sosial Ditangani
PWI Jaya Bersiap Gelar UKW Angkatan 66-2026
Dukung Pengelolaan Sampah Sungai Berkelanjutan, PT CTP TOLLWAYS Fasilitasi Operasional Barrier
Cek Karhutla Gambut Jambi, Menhut Raja Antoni : Kelalaian Kecil Bisa Berdampak Luas
PPP Jakarta Barat Gelar Musancab: Strategi Konsolidasi dan Target Kursi DPRD

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 22:46 WIB

Teladani Akhlak Rasul, Grand Soll Marina Hotel Tangerang Gelar Maulid Akbar Bersama Habib Hafid Baraqbah

Kamis, 3 September 2026 - 07:30 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Makin Dekat, Restoran Bisa Mulai dari Outlet yang Siap

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:35 WIB

PSM Berkolaborasi Hadirkan ASA Untuk Bangkit Bersama Pasca Bencana

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karhutla Riau, Menhut : Api Dipadamkan, Dampak Sosial Ditangani

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:33 WIB

PWI Jaya Bersiap Gelar UKW Angkatan 66-2026

Berita Terbaru

TNI – Polri

Misi Close Air Support AH-64 Apache Warnai SGS 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:30 WIB

TNI – Polri

Pasukan Airborne SGS 2026 Laksanakan Operasi Lanjutan Dalam Materi

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:24 WIB