Prabowo Janji Hapus Outsourcing di Hadapan Buruh, Akan Gelar Pertemuan Besar di Istana Bogor

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya untuk segera menghapus sistem outsourcing dalam dunia kerja di Indonesia. Hal ini disampaikan langsung di hadapan ribuan buruh yang memadati kawasan Monas dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Kamis (1/5/2025).

“Saya akan meminta Dewan Kesejahteraan Nasional mempelajari secepat-cepatnya, kita ingin menghapus outsourcing,” tegas Prabowo di tengah orasinya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas salah satu tuntutan utama dari elemen buruh yang menilai sistem outsourcing kerap merugikan pekerja dan memperlemah perlindungan kerja.

Baca Juga:  Call Center Polri 110, Layani Laporan Masyarakat 24 Jam Gratis.

Namun, Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan dunia usaha. “Kalau gak ada investasi, gak ada pabrik, kalian juga gak bisa bekerja. Jadi kita harus kerja sama,” ujar Prabowo.

Untuk mencari jalan tengah, Presiden berencana menggelar pertemuan besar di Istana Bogor yang akan mempertemukan 150 pimpinan serikat buruh dengan 150 pemimpin perusahaan dalam waktu dekat.

Adapun enam tuntutan utama buruh dalam peringatan May Day tahun ini meliputi:

  1. Penghapusan sistem outsourcing
  2. Pembentukan Satgas Pencegahan PHK
  3. Realisasi upah layak
  4. Pengesahan RUU Ketenagakerjaan baru
  5. Perlindungan bagi Pekerja Rumah Tangga dengan mengesahkan RUU PPRT
  6. Pemberantasan korupsi melalui pengesahan RUU Perampasan Aset
Baca Juga:  Penanggulangan Sampah, Wali Kota Jakut Motivasi Warga Ikut Memilah Sampah dari Rumah

Selain di Jakarta, aksi serupa juga digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia. Lebih dari satu juta buruh turun ke jalan di setidaknya 15 kabupaten/kota, seperti Surabaya, Semarang, Lampung, Medan, Palembang, Makassar, Batam, Cirebon, Serang, Bekasi, Tangerang, Gresik, Banjarmasin, Pontianak, Balikpapan, dan daerah lainnya.

Berita Terkait

Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa
Keluarga Amir Biki Desak Pemerintah Pulihkan Nama dan Beri Kompensasi bagi Korban Tanjung Priok 1984
BKT Marunda Kian Memprihatinkan, Jalur Inspeksi Rusak dan Dipenuhi Truk, Pemerintah Tahu?
Keren! Pemuda Rawamalang Sulap Lahan Kosong Jadi Urban Farming dan Budidaya Ikan
Keabsahan RUPSLB PT Indoneka Lancar Jaya Dipersoalkan, Founder Soroti Dugaan Pemalsuan dan Risiko Kerugian Perusahaan
Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri
Diduga Belum Kantongi NPPBKC, GB Star Resto & Cafe Jual Cocktail dan Bir
Warga Jakut Masih Tercatat Desil 5-6, Dewan Kota Jakarta Utara dan Tokoh Masyarakat Dorong Perbaikan Data Bansos

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 00:50 WIB

Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa

Sabtu, 12 September 2026 - 23:43 WIB

Keluarga Amir Biki Desak Pemerintah Pulihkan Nama dan Beri Kompensasi bagi Korban Tanjung Priok 1984

Sabtu, 12 September 2026 - 14:52 WIB

BKT Marunda Kian Memprihatinkan, Jalur Inspeksi Rusak dan Dipenuhi Truk, Pemerintah Tahu?

Jumat, 11 September 2026 - 20:04 WIB

Keren! Pemuda Rawamalang Sulap Lahan Kosong Jadi Urban Farming dan Budidaya Ikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:49 WIB

Keabsahan RUPSLB PT Indoneka Lancar Jaya Dipersoalkan, Founder Soroti Dugaan Pemalsuan dan Risiko Kerugian Perusahaan

Berita Terbaru