Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTMau Bayi Gemuk dan Sehat? Ini Tipsnya Biar Nggak Salah Kaprah!Komentar: 0

Mau Bayi Gemuk dan Sehat? Ini Tipsnya Biar Nggak Salah Kaprah!

Teropong Rakyat, 11 Juli 2025, 20:15 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Jakarta, TeropongRakyat.co – Banyak orang tua pengen bayinya tumbuh gemuk dan sehat. Tapi, jangan salah, gemuk belum tentu sehat, dan terlalu kurus juga belum tentu sakit. Jadi, yang paling penting adalah bayi tumbuh sesuai tahapan usianya dan dalam kondisi sehat.

Nah, buat lo yang pengen si kecil tumbuh dengan berat badan ideal dan tetap sehat, ini dia beberapa tips yang bisa lo ikutin:

1. ASI Eksklusif Sampai 6 Bulan

Buat bayi usia 0–6 bulan, ASI eksklusif adalah kunci utama. ASI mengandung semua nutrisi penting yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh sehat, termasuk lemak baik yang bantu naikin berat badan.

“ASI itu makanan terbaik buat bayi. Nggak ada duanya,” kata dr. Rina, dokter anak dari RSIA Jakarta.

Baca Juga:  Rahmad Sukendar Soroti Sosok Jenderal Suyudi yang Humanis dan Dekat dengan Masyarakat

2. MPASI Bergizi Seimbang

Setelah 6 bulan, bayi butuh Makanan Pendamping ASI (MPASI). Tapi jangan asal kenyang ya! MPASI harus kaya nutrisi:

  • Karbohidrat (nasi, kentang, ubi)
  • Protein hewani (ayam, telur, ikan, daging)
  • Lemak sehat (minyak zaitun, santan, keju)
  • Sayur dan buah

Hindari ngasih makanan instan atau yang tinggi gula garam ke bayi, karena itu nggak bikin sehat, cuma bikin ‘berisi palsu’.

3. Jadwal Makan Teratur

Biasakan bayi punya jam makan yang teratur. Mulai dari sarapan, camilan pagi, makan siang, camilan sore, dan makan malam. Tapi inget, jangan dipaksa makan ya. Bikin suasana makan senyaman mungkin.

4. Perhatikan Pola Tidur

Tidur yang cukup penting buat pertumbuhan bayi. Bayi yang cukup tidur cenderung punya hormon pertumbuhan yang aktif, dan ini bantu nambah berat badannya.

Baca Juga:  Heboh, Penemuan 7 Mayat Di Sungai Pondok Gede Permai Jatirasa

5. Cek Berat dan Tinggi Secara Rutin

Penting banget buat mantau grafik pertumbuhan bayi tiap bulan. Lo bisa lihat di KMS (Kartu Menuju Sehat) atau aplikasi kesehatan anak. Dengan begitu, lo bisa tau apakah si kecil udah tumbuh sesuai usianya.

6. Konsultasi ke Dokter Anak

Kalau lo ngerasa berat badan bayi lo kurang terus padahal udah makan banyak, mending langsung konsultasi ke dokter. Bisa jadi ada gangguan penyerapan nutrisi atau kondisi medis tertentu.

Bayi gemuk itu menyenangkan dilihat, tapi pastiin dia juga sehat. Fokus utama bukan sekadar berat badan, tapi pertumbuhan dan perkembangan keseluruhan. Jadi, kasih nutrisi terbaik, jangan asal kenyang!

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain