LDII Jakarta Utara Siapkan Langkah Konkret Sambut Munas X

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso (potret:istimewa)

Jakarta, teropongrakyat.co – Senin, (30/3/2026) – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kontribusi nyata bagi bangsa melalui Musyawarah Nasional (Munas) X yang akan digelar pada 7–9 April 2026.

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menyampaikan bahwa Munas X bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi momentum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan LDII dengan program prioritas pemerintah, khususnya dalam kerangka Asta Cita.

“LDII harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah. Munas X ini kami arahkan untuk menghasilkan program yang sejalan dengan Asta Cita—mulai dari penguatan SDM unggul, ketahanan sosial, hingga kontribusi dalam menjaga kerukunan dan stabilitas nasional,” tegasnya.

Menurutnya, di tengah dinamika global dan tantangan pembangunan nasional, organisasi kemasyarakatan seperti LDII dituntut lebih adaptif, solutif, dan proaktif dalam mendukung agenda besar bangsa, termasuk pembangunan berkelanjutan, penguatan ekonomi umat, serta peningkatan kualitas moral dan spiritual masyarakat.

KH Chriswanto juga menginstruksikan seluruh jajaran pengurus LDII—mulai dari DPW, DPD, hingga PC dan PAC—untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai sarana strategis menyerap aspirasi publik.

Baca Juga:  Oknum Wartawan Langgar KEJ, Pemberitaan Hanya Sepihak

“Silaturahim Idul Fitri jangan hanya menjadi tradisi, tetapi harus dimaknai sebagai forum komunikasi aktif dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, alim ulama, dan berbagai stakeholder. Aspirasi dari bawah ini akan menjadi bahan utama dalam Munas,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pendekatan bottom-up sangat penting agar kebijakan organisasi benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Lebih lanjut, LDII ingin memperkuat peran dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman Indonesia. Hal ini selaras dengan Asta Cita yang menempatkan stabilitas nasional dan persatuan sebagai fondasi utama pembangunan.

“Munas X harus menghasilkan langkah konkret yang memperkuat sinergi antara ormas, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa. LDII siap menjadi bagian dari solusi dalam menjaga persatuan dan mempercepat pembangunan nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Jakarta Utara, Pudya Sanjaya, menegaskan bahwa jajaran di daerah siap mengawal implementasi hasil Munas secara konkret.

Baca Juga:  Kapolres Metro Bekasi Kota Dampingi Komisi III DPR RI ke Lokasi Penemuan 7 Jenazah di Kali Bekasi

“Kami di daerah, khususnya Jakarta Utara, siap menjalankan arahan Munas dengan fokus pada program yang langsung dirasakan masyarakat—mulai dari penguatan karakter generasi muda, peningkatan dakwah yang menyejukkan, hingga kontribusi dalam program sosial dan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa momentum Idul Fitri telah dimanfaatkan secara optimal oleh pengurus LDII untuk mempererat hubungan dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Silaturahim ini bukan hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga membuka ruang kolaborasi nyata. Aspirasi yang kami serap akan kami bawa ke Munas sebagai suara dari akar rumput,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang lebih tajam, berbasis aspirasi, dan selaras dengan Asta Cita, Munas X diharapkan mampu menghasilkan keputusan strategis yang tidak hanya memperkuat internal organisasi, tetapi juga meningkatkan kontribusi LDII dalam mewujudkan Indonesia yang harmonis, maju, dan berdaya saing.

“LDII ingin hadir sebagai organisasi yang responsif terhadap zaman dan kebutuhan bangsa. Munas X adalah langkah penting menuju ke sana,” pungkas KH Chriswanto.

(Red)

Berita Terkait

Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri
Diduga Belum Kantongi NPPBKC, GB Star Resto & Cafe Jual Cocktail dan Bir
Warga Jakut Masih Tercatat Desil 5-6, Dewan Kota Jakarta Utara dan Tokoh Masyarakat Dorong Perbaikan Data Bansos
ABK Tongkang Jatuh ke Laut Marunda Ditemukan Tewas Setelah Tiga Hari Pencarian
Dugaan Temuan Solar dalam Jumlah Banyak di Telukjambe Timur, APH Diminta Segera Lakukan Pemeriksaan
Perjuangan Yasmin Melawan Autoimun Langka, Kepedulian Warga dan Pemkot Jakarta Utara Mulai Ringankan Beban Pengobatan
Bekas Galian PAM di Jalan Malaka 3 Rorotan Disorot, Jalan Beton Ditambal Seadanya, BPK Diminta Audit
Dugaan Penimbunan Solar di Puloampel Dipertanyakan, Oknum Polisi Disebut Jembatani Komunikasi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:24 WIB

Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIB

Diduga Belum Kantongi NPPBKC, GB Star Resto & Cafe Jual Cocktail dan Bir

Selasa, 8 September 2026 - 19:30 WIB

Warga Jakut Masih Tercatat Desil 5-6, Dewan Kota Jakarta Utara dan Tokoh Masyarakat Dorong Perbaikan Data Bansos

Selasa, 8 September 2026 - 18:39 WIB

ABK Tongkang Jatuh ke Laut Marunda Ditemukan Tewas Setelah Tiga Hari Pencarian

Selasa, 8 September 2026 - 15:26 WIB

Dugaan Temuan Solar dalam Jumlah Banyak di Telukjambe Timur, APH Diminta Segera Lakukan Pemeriksaan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ditinggal ke Toko, Rumah Warga Genengan Pakisaji Terbakar

Kamis, 10 Sep 2026 - 11:35 WIB