Ini Nasib Tito Karnavian, Raja Juli, Bahlil dan Yusril?

- Jurnalis

Selasa, 15 Oktober 2024 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – TeropongRakyat.co || Terkini pemanggilan calon Menteri, terjawab sudah, diantaranya nasib Tito Karnavian, Raja Juli Antoni, Bahlil Lahadalia, dan Yusril Ihza Mahendra?.

Untuk informasi, sejumlah tokoh politik mendatangi kediaman presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada Senin (14/10/2024).

Kedatangan para tokoh ini mereka menarik perhatian publik terkait kemungkinan penempatan mereka dalam kabinet mendatang. Berikut perkembangan terkini pemanggilan calon Menteri dan kabar terbaru Tito Karnavan, Raja Juli Antoni, Bahlil Lahadalia, dan Yusril Ihza Mahendra yang sudah dirangkum, dilansir dari laman Temporatur.com, Senin (14/10).

Ini Nasib Tito Karnavian, Raja Juli, Bahlil dan Yusril? - Teropong RakyatYusril Ihza Mahendra Diminta Prabowo Jadi Menko Hukum dan HAM

Yusril Ihza Mahendra diminta presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai menteri koordinator pada masa pemerintahan mendatang. Kementerian koordinator yang dijabatnya akan mengampu persoalan dibidang hukum dan juga hak asasi manusia (HAM). “Jadi bidang yang beliau ditugaskan itu adalah bidang saya sendiri sebenarnya. Terkait di bidang hukum dan hak asasi manusia,” ujar Yusril usai bertemu Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/11/2024) dikutip Temporatur.com.

Baca Juga:  Bangun Koperasi Yang Demokratis, Menkop Budi Arie Satu Visi Dengan Founding Fathers Bung Hatta

Dalam kesempatan itu, Yusril menegaskan bahwa Kementerian Hukum dan HAM akan menjadi kementerian koordinator. Sedangkan kementerian/lembaga di bawahnya terkait dengan keimigrasian hingga lembaga pemasyarakatan.

“Yang tugas tugasnya nanti akan mencakup juga selain Kementerian Hukum dan HAM. Tapi juga ada kementerian lain, lembaga-lembaga lain yang internal pemerintah,” ujar Yusril.

“Imigrasi yang juga akan keluar dari Kementerian Hukum dan HAM, dan kemudian lembaga pemasyarakatan juga akan keluar, Itu dibuat koordinasi oleh Kementerian Koordinator Hukum dan HAM,” pungkasnya.

Berikut daftar nama calon menteri yang dipanggil Prabowo:

1. Kader Partai Geridra, Prasetyo Hadi

2. Aktivis HAM, Natalius Pigai

3. Ketua Yayasan Teladan Utama, Widiyanto Putri Wardhana

4. Politikus Golkar, Wihaji

Baca Juga:  Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta Raih Penghargaan atas Kontribusi Optimalisasi Pajak Kendaraan

5. Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto

6. Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon

7. Politikus Partai Golkar, Nusron Wahid

8. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul

9. Politikus Partai Gerindra, Maruarar Sirait

10. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya

11. Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono

12. Dra Arifatul Choiri Fauzi

13. Prof Yassierli

14. Prof Satrio Sumantri Brodjonegoro

15. Mendagri sekaligus Eks Kapolri Tito Karnavian

16. Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan

17. Ketua Umum PBB, Prof Yusril Ihza Mahendra

18. Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia

19. Sekjen Muhammadiyah, Abdul Mu’ti

20. Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar/Cak Imin

Perlu diketahui, Itulah tadi kabar update pemanggilan calon Menteri, berita terkini Tito Karnavian, Raja Juli Antoni, Bahlil Lahadalia, dan Yusril Ihza Mahendra yang diterima awak TeropongRakyat.co.

Berita Terkait

Harimau Jangan Ompong! BPI KPNPA RI Tagih Janji Prabowo di Tengah Gejolak Kabupaten Bogor
718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB
Debu KCN Keluhkan Warga Cilincing, KCN sudah melakukan Mitigasi dan Penyelesaian Dampak Lingkungan
Polemik PT Indoneka Makin Memanas, Founder Klaim Bengkel Didatangi Puluhan Orang hingga Dugaan Dokumen Palsu
Bantuan Pangan Disalurkan, 3.397 Warga Utan Panjang Terima Beras
Remaja Sehat, Program AGISTA di SMKN 7 Menginspirasi Generasi Mbois Berkelas
IWPI Ajukan Uji Materi UU KUP, Minta Batas Jelas Kewenangan Menteri Keuangan dalam Aturan Kuasa Wajib Pajak
“Jangan Ajari Anak Integritas, Kalau LHP Rp631 Juta Masih Tidur di Meja” Arjuna Sitepu Bongkar Dualisme Kepala Inspektorat Rokan Hilir: Di Kelas Bicara Anti-Korupsi, di Kantor Biarkan Kerugian Negara Mengendap Tiga Tahun

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:58 WIB

Harimau Jangan Ompong! BPI KPNPA RI Tagih Janji Prabowo di Tengah Gejolak Kabupaten Bogor

Selasa, 15 September 2026 - 16:27 WIB

718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB

Selasa, 15 September 2026 - 15:18 WIB

Debu KCN Keluhkan Warga Cilincing, KCN sudah melakukan Mitigasi dan Penyelesaian Dampak Lingkungan

Selasa, 15 September 2026 - 08:55 WIB

Polemik PT Indoneka Makin Memanas, Founder Klaim Bengkel Didatangi Puluhan Orang hingga Dugaan Dokumen Palsu

Selasa, 15 September 2026 - 07:35 WIB

Bantuan Pangan Disalurkan, 3.397 Warga Utan Panjang Terima Beras

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

Selasa, 15 Sep 2026 - 17:14 WIB

oplus_32

Pendidikan

718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB

Selasa, 15 Sep 2026 - 16:27 WIB