Budaya Pacu Jalur, Warisan Melayu Riau yang Mendunia

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kearifan Lokal

Riau, 12 Juli 2025teropongrakyat.co — Budaya Pacu Jalur, tradisi balap perahu khas masyarakat Kuantan Singingi, Riau, kian mengukuhkan diri sebagai warisan budaya Indonesia yang mendunia. Kegiatan tahunan yang biasanya digelar di Sungai Kuantan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan perwujudan kekompakan, semangat gotong royong, serta kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun sejak abad ke-17.

Pacu Jalur kini tak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga telah menarik perhatian mancanegara. Wisatawan dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Belanda hingga Jepang kerap datang menyaksikan keunikan lomba ini yang diiringi irama gendang dan sorak semangat penonton.

Baca Juga:  Hari Pers Nasional ke-80, Kapolsek Kelapa Gading Beri Sambutan dan Nasi Tumpeng kepada Awak Media

Kepala Dinas Kebudayaan Riau, Dr. Indra Syafri, mengatakan bahwa Pacu Jalur telah masuk dalam daftar warisan budaya tak benda Indonesia dan tengah diusulkan untuk mendapatkan pengakuan dari UNESCO.

“Ini adalah kebanggaan kita bersama. Budaya ini adalah wajah Riau di mata dunia,” ujar Indra.

Selain nilai budaya, Pacu Jalur juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal. UMKM, pengrajin, dan pelaku pariwisata setempat turut merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah wisatawan saat festival berlangsung.

Baca Juga:  Bukti keperdulian sesama Khususnya anak Yatim, PT KCN Berikan Santunan

Pemerintah daerah bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pun berkomitmen terus mengembangkan festival ini agar lebih dikenal luas. Salah satu strategi yang dilakukan yakni promosi digital dan kerja sama dengan duta budaya di luar negeri.

Dengan segala keunikannya, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan, melainkan simbol identitas dan kebanggaan bangsa. Warisan ini menjadi pengingat bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan patut dibanggakan di mata dunia.

Berita Terkait

Kegiatan FKUB Ke LDII Kota Pasuruan Merupakan Bagian Dari Program Kerja
JMTO Jelaskan Status Karyawan Kontrak 5 Tahun, Alih Daya Disebut Jadi Solusi Agar Tetap Bekerja
Kunjungan Kepala Kemenag Kota Pasuruan Ke DPD LDII : Perkuat Sinergi Wujudkan Kerukunan dan Persatuan Bangsa
Prabowo Terbitkan Inpres, Raja Juli Antoni Perkuat Konservasi Gajah Indonesia
Polisi Ringkus Penjual Obat Keras Daftar G, Temuan Stiker “TS” Diduga Jadi Petunjuk Jaringan
Ketua Komisi III DPR RI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
Rumah di Pakisaji Terbakar Diduga Akibat Anak Bermain Korek Api, Damkar Berhasil Cegah Api Meluas
Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kegiatan FKUB Ke LDII Kota Pasuruan Merupakan Bagian Dari Program Kerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:08 WIB

JMTO Jelaskan Status Karyawan Kontrak 5 Tahun, Alih Daya Disebut Jadi Solusi Agar Tetap Bekerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:06 WIB

Kunjungan Kepala Kemenag Kota Pasuruan Ke DPD LDII : Perkuat Sinergi Wujudkan Kerukunan dan Persatuan Bangsa

Senin, 13 Juli 2026 - 14:13 WIB

Prabowo Terbitkan Inpres, Raja Juli Antoni Perkuat Konservasi Gajah Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:40 WIB

Polisi Ringkus Penjual Obat Keras Daftar G, Temuan Stiker “TS” Diduga Jadi Petunjuk Jaringan

Berita Terbaru