Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTAngin Puting Beliung Terjang 15 Rumah di Bantur, Kerugian Capai Rp30 JutaKomentar: 0

Angin Puting Beliung Terjang 15 Rumah di Bantur, Kerugian Capai Rp30 Juta

Teropong Rakyat, 23 Februari 2026, 23:50 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Malang | Teropongrakyat.co – Angin puting beliung menerjang Dusun Balong, Desa Rejoyoso, RT 55 RW 07, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 17.20 WIB. Peristiwa yang terjadi saat hujan deras disertai angin kencang itu mengakibatkan sedikitnya 15 rumah warga mengalami kerusakan ringan.

Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Dandim 0818/Malang-Batu, kejadian bermula saat hujan lebat mengguyur wilayah Desa Rejoyoso. Tak lama berselang, angin kencang berputar dan menerjang permukiman warga. Tiga pohon dilaporkan tumbang, sementara sejumlah atap dan teras rumah rusak hingga berterbangan terbawa angin.

Baca Juga:  Penyuluhan Anti Tawuran Dan Kenakalan Remaja Di Sekolah SMPN 10 Jakarta

Meski sempat membuat panik warga, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerusakan tercatat menimpa rumah milik Matinggal, Pairin, Sarmi, Eni, Ponikan, Warni, Sumaji, Sulhan, Giyat, Triyono, Tohali, Giman, Tarno, Sunari, dan Karso.

Diperkirakan, rata-rata kerugian materiil setiap rumah mencapai sekitar Rp2 juta. Secara keseluruhan, total kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta.

Pasca-kejadian, Babinsa setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan dan membantu warga. Koordinasi juga dilakukan bersama perangkat Desa Rejoyoso guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat.

Baca Juga:  Kapolres Madiun Resmikan SPPG ke 2 dan 3 di Desa Sogo, Perkuat Program Gizi Cegah Stunting

Warga berharap adanya bantuan perbaikan agar rumah yang terdampak dapat segera kembali layak huni, terutama mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah selatan Kabupaten Malang.

Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama saat hujan deras disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan bencana serupa.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain