Sekda Kabupaten Malang Dorong Kepala Desa Tingkatkan Pendidikan, Perkuat SDM untuk Tarik Investasi

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat.co – Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi utama dalam mempercepat pembangunan daerah sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri silaturahmi dan diskusi bersama manajemen PT Audi Jaya Bio Walet di Jalan Raya Jedong, Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Rabu (5/8) pagi.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai tersebut dihadiri Wakil Rektor II Universitas Merdeka Malang, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Camat Wagir, serta para kepala desa di wilayah Kecamatan Wagir. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi mengenai pentingnya pengembangan kompetensi aparatur desa untuk menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

Kompetensi SDM Jadi Kunci Kemajuan Desa

Dalam arahannya, Budiar mengajak seluruh kepala desa beserta perangkatnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan formal hingga jenjang Strata 1 (S1), Strata 2 (S2), bahkan Strata 3 (S3).

Baca Juga:  Pemerintah Luncurkan Gerakan Nasional RANA di Malang, Perkuat Perlindungan Anak dari Kekerasan Sejak MPLS Ramah 2026

Menurutnya, peningkatan kompetensi tidak boleh sekadar mengejar gelar akademik, tetapi harus benar-benar menghadirkan transfer pengetahuan dan kemampuan yang dapat diterapkan dalam tata kelola pemerintahan desa.

“DPMD bersama lurah dan kepala desa, setidaknya para perangkatnya juga bisa mengambil studi Strata 1, 2 ataupun 3 untuk peningkatan kompetensi. Bukan perkuliahan yang asal-asalan, melainkan juga ada transfer knowledge dan transfer ilmu,” tegas Budiar.

Ia menjelaskan, SDM yang unggul akan melahirkan aparatur yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Desa

Budiar juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemerintah desa.

Ia menyebut Kabupaten Malang memiliki modal besar untuk terus berkembang karena Upah Minimum Regional (UMR) daerah ini termasuk lima besar tertinggi di Jawa Timur. Kondisi tersebut harus diimbangi dengan iklim investasi yang kondusif agar mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

Baca Juga:  Pelindo Berbagi Ramadhan: SPSL Tawarkan Bantuan Sembako, Santunan, dan Takjil hingga Dukung UMKM Lokal"

“Kepala desa menjadi garda terdepan dalam mendukung investasi. Nantinya kepala desa juga akan mendapatkan pembekalan mengenai tata ruang agar desa mampu mengembangkan potensi dan membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.

Investasi Dorong Lapangan Kerja Baru

Dalam kesempatan itu, Budiar turut mengapresiasi langkah Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., yang terus membuka peluang investasi di Kabupaten Malang.

Ia mencontohkan hadirnya Rumah Sakit Mitra Keluarga di Singosari serta Rumah Sakit Hermina di Kepanjen sebagai bukti nyata masuknya investasi yang berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan perekonomian masyarakat.

Melalui peningkatan kualitas SDM, penguatan sinergi, serta dukungan terhadap investasi, Pemerintah Kabupaten Malang berharap desa-desa mampu berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Setahun Bangkit dari Keterbatasan, Kampung Susun Bayam Rayakan Harapan Baru Bersama Wali Kota
Ratusan Sopir Angkot Blokade Jalan Raden Intan, Tolak Trans Jatim Koridor II
Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi
Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang
Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang
Kebakaran Gunung Kawi Capai 1.534 Hektare, Tim Gabungan Terus Pantau dan Lakukan Pendinginan
Perubahan APBD Batu Tembus Rp1 Triliun, Nurochman Minta Program Tak Sekadar Ubah Angka
Kebakaran Gunung Kawi Meluas, 1.459 Hektare Area Terbakar

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:29 WIB

Setahun Bangkit dari Keterbatasan, Kampung Susun Bayam Rayakan Harapan Baru Bersama Wali Kota

Selasa, 29 September 2026 - 06:02 WIB

Ratusan Sopir Angkot Blokade Jalan Raden Intan, Tolak Trans Jatim Koridor II

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang

Senin, 21 September 2026 - 14:31 WIB

Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang

Berita Terbaru

Ekonomi

Dolar AS Turun, Rupiah Menguat 0,47 Persen ke Rp17.882

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:33 WIB