Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTRibuan Santri Peringati Hari Santri 2026 di Jakarta Utara, Teguhkan Semangat Mengabdi untuk NegeriKomentar: 0

Ribuan Santri Peringati Hari Santri 2026 di Jakarta Utara, Teguhkan Semangat Mengabdi untuk Negeri

Teropong Rakyat, 22 Oktober 2026, 19:38 WIB · 4 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

JAKARTA UTARA,
teropongrakyat.co – Semangat kebersamaan, kecintaan terhadap tanah air, dan tekad mengabdi untuk bangsa mewarnai peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Halaman Plaza Barat, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (22/10). Ribuan peserta mengikuti apel peringatan yang menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri sekaligus meneguhkan peran generasi santri dalam membangun masa depan Indonesia.

Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan tahun ini tidak sekadar menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga mengobarkan semangat para santri untuk terus belajar, memperkuat akhlak, mencintai tanah air, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Suasana peringatan semakin semarak dengan beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, pemberian kacamata, bazar, lomba tumpeng, penyerahan hadiah berbagai perlombaan, hingga pembagian doorprize dan hiburan.

Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Utara, Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara, Kementerian Agama Jakarta Utara, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Hari Santri Nasional merupakan momentum penting untuk mengenang jasa para ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Cinta tanah air, menjaga persaudaraan, serta mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Fredy menegaskan, tantangan bangsa ke depan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi digital, perubahan sosial, dan derasnya arus informasi. Karena itu, santri perlu membekali diri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan, serta karakter dan akhlak yang kuat agar mampu menjawab tantangan zaman.

Baca Juga:  Dukung Pengembangan SDM Muda, TPK Koja Terima Kunjungan Industri Mahasiswa ULBI (Universitas Logistik dan Bisnis Internasional)

Ia berharap pesantren terus berkembang menjadi pusat pendidikan karakter, pembentukan akhlak, dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Santri juga didorong untuk berani bermimpi besar, menggali potensi diri, serta mengambil peran dalam berbagai bidang pembangunan, mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial, hingga pelayanan masyarakat.

“Santri harus mampu menjadi generasi yang tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki keterampilan, serta mampu memberikan solusi bagi berbagai persoalan bangsa,” tegasnya.

Fredy juga mengajak para ulama, pesantren, keluarga besar Nahdlatul Ulama, dan komunitas santri untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah. Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan mewujudkan Jakarta Utara yang religius, harmonis, maju, serta sejahtera.

“Jadikan semangat Hari Santri sebagai semangat untuk terus berkhidmat bagi agama, bangsa, dan negara. Teruslah belajar, hormati guru dan orang tua, muliakan para ulama, serta jaga persaudaraan. Buktikan bahwa santri mampu menjadi teladan melalui sikap, perkataan, dan perbuatan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, KH. Samsul Ma’arif, menyampaikan optimisme terhadap masa depan generasi santri. Ia meyakini para santri yang hadir dalam peringatan tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin di masa mendatang, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Baca Juga:  Genjot Ekonomi Hijau, DLH Jakarta Gelar Festival Ekonomi Sirkular Terbesar di Indonesia.

“Saya punya keyakinan, 20 tahun yang akan datang, santri yang hadir pada acara hari ini akan memimpin Kota Jakarta, memimpin Republik Indonesia. Aamiin Allahumma Aamiin,” ungkapnya, disambut harapan dan doa para peserta.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi berkelanjutan antara santri, ulama, dan pemerintah, terutama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan dan nasihat para alim ulama.

Ketua PCNU Jakarta Utara, KH. Agus Muslim, turut mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Hari Santri Nasional tahun ini. Menurutnya, kolaborasi antara PCNU, pemerintah kota, Forkopimko, Kementerian Agama, dan berbagai pihak menjadi langkah penting dalam memperkuat kebersamaan. “Atas nama PCNU Jakarta Utara, kami menyampaikan terima kasih kepada Forkopimko Jakarta Utara yang telah mendukung penuh acara ini. Mudah-mudahan persatuan kita akan tetap kokoh,” tuturnya.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa perjuangan santri tidak berhenti pada catatan sejarah. Semangat tersebut perlu diteruskan melalui ilmu, akhlak, kepedulian, dan karya nyata yang membawa manfaat bagi sesama. Dari pesantren hingga ruang-ruang pembangunan, santri diharapkan terus mengambil bagian dalam merawat persatuan, menjaga kerukunan, dan menguatkan bangsa. Dengan semangat berkhidmat untuk agama, bangsa, dan negara, santri menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Indonesia Emas.

Lihat Pemerintahan Selengkapnya→
Artikel Terkait Pemerintahan
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain