Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPipa Air Bersih Sepanjang 5,2 Kilometer Rusak Akibat Kebakaran Hutan Arjuno, YLBH-SKRI Salurkan Bantuan Air Ke Warga JatiarjoKomentar: 0

Pipa Air Bersih Sepanjang 5,2 Kilometer Rusak Akibat Kebakaran Hutan Arjuno, YLBH-SKRI Salurkan Bantuan Air Ke Warga Jatiarjo

Teropong Rakyat, 21 Oktober 2026, 19:19 WIB · 3 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Pasuruan, Teropongrakyat. Co – Kebakaran hutan di kawasan lereng Gunung Arjuno berdampak serius terhadap kehidupan masyarakat di sekitarnya. Selain menghanguskan pepohonan, kebakaran tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan jaringan pipa air bersih sepanjang kurang lebih 5,2 kilometer, sehingga pasokan air ke permukiman warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, terhenti.

Kondisi tersebut membuat warga, khususnya di Dusun Cowek, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari minum, memasak, hingga keperluan rumah tangga lainnya.

Merespons kondisi darurat tersebut, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Sarana Keadilan Rakyat Indonesia (YLBH-SKRI) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak pada Rabu (21/10/2026).

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, puluhan anggota YLBH-SKRI terlibat langsung dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Bantuan berupa puluhan ribu liter air bersih didistribusikan menggunakan belasan kendaraan menuju Dusun Cowek, Desa Jatiarjo.

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum YLBH-SKRI, Muhammad Khoirul Huda. Ia mengatakan, penyaluran air bersih merupakan langkah mendesak untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kerusakan jaringan pipa akibat kebakaran hutan.

Baca Juga:  Kapolres Metro Jakarta Utara Berikan Kursi Roda untuk Warga Lansia Terdampak Banjir di Cilincing

“ Kami hadir di sini karena kebutuhan air bersih tidak bisa ditunda. Kerusakan pipa sepanjang 5,2 kilometer akibat kebakaran hutan telah membuat warga kesulitan. Bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian kami, dan kami akan terus mendorong upaya pemulihan,” ujar Khoirul Huda di lokasi kegiatan.

Menurutnya, persoalan air bersih bukan hanya menyangkut dampak bencana lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan pemenuhan hak dasar masyarakat. Karena itu, diperlukan kepedulian dan langkah nyata dari berbagai pihak agar warga terdampak tidak terus-menerus mengalami kesulitan.

“Air bersih adalah hak dasar setiap warga negara, bukan kemewahan. Kami dari YLBH-SKRI tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Khoirul Huda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membantu warga terdampak sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya kawasan hutan Gunung Arjuno.

Ia mengingatkan bahwa kerusakan hutan dapat menimbulkan dampak luas bagi kehidupan masyarakat, termasuk terganggunya ketersediaan air bersih yang menjadi kebutuhan utama warga.

“Kebakaran ini adalah peringatan bagi kita semua. Jangan sampai setelah air susah, kita baru sadar betapa berharganya hutan dan air. Mari kita jaga alam, karena alam yang rusak akan selalu menuntut korban dari rakyat kecil,” pungkasnya.

Baca Juga:  Iwakum Gugat UU Pers ke MK, Tuntut Perlindungan Jurnalis dari Kriminalisasi

Sementara itu, salah seorang warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas kepedulian YLBH-SKRI yang telah menyalurkan air bersih ke wilayah mereka. Menurutnya, kerusakan pipa setelah kebakaran hutan membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

“Sejak kebakaran dan pipa rusak, kami kesulitan mendapatkan air untuk minum, memasak, dan kebutuhan lainnya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Warga tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran YLBH-SKRI yang telah turun langsung membantu masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada YLBH-SKRI yang telah memberikan air bersih kepada kami. Semoga YLBH-SKRI semakin jaya dan terus membantu rakyat,” tambahnya.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga untuk sementara waktu, sembari menunggu upaya perbaikan jaringan pipa yang rusak agar distribusi air ke permukiman dapat kembali normal.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian hutan serta memperkuat kesiapsiagaan dan penanganan dampak bencana lingkungan, agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi ketika bencana terjadi. (Fjr).

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain