Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPerseteruan Rosid dan Panitia Pemilihan Ketua Balai Wartawan Jakarta Utara Memanas, Kantor Balai Disegel SementaraKomentar: 0

Perseteruan Rosid dan Panitia Pemilihan Ketua Balai Wartawan Jakarta Utara Memanas, Kantor Balai Disegel Sementara

Teropong Rakyat, 24 Januari 2025, 17:17 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Strukturan Panitia Yang Dibuat SepihakFoto: Dokumentasi

Jakarta Utara, Teropongrakyat.co – Konflik antara Rosid, wartawan Jayapost, dan panitia pemilihan Ketua Balai Wartawan Jakarta Utara, khususnya pihak pendukung Chaerulsyah Hasibuan, semakin memanas. Rosid melaporkan dugaan pelanggaran prosedur dalam proses pemilihan tersebut kepada Kasubagum Walikota Jakarta Utara, Yatirin. Kasus ini berlanjut hingga menemui Surono Pamdal di lantai 9 Kantor Walikota Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso No.27-29, RT.19/RW.5, Kebun Bawang, Kecamatan Tanjung Priok pada Kamis 23 Januari 2025. Jumat, (24/01/2025).

Rosid mengungkapkan bahwa struktur organisasi Balai Wartawan Jakarta Utara dibentuk tanpa melalui pemilihan dan musyawarah yang melibatkan semua anggota. Ia mempertanyakan keabsahan Chaerulsyah Hasibuan sebagai ketua, serta syarat strukturan yang diklaim panitia. Namun, Yatirin menyatakan bahwa syarat tersebut sebenarnya tidak pernah ada sebelumnya. Ia lalu meminta Rosid untuk mengklarifikasi lebih lanjut dengan Surono.

Baca Juga:  Demo ASN di Kemendiktisaintek, Menteri Satryo Jelaskan Alasan 'Bersih-Bersih' Pegawai Diduga Karena ASN Tolak Dimutasi

Perseteruan Rosid dan Panitia Pemilihan Ketua Balai Wartawan Jakarta Utara Memanas, Kantor Balai Disegel Sementara - Teropong Rakyat

Surono, ketika ditemui, menjelaskan bahwa kunci Balai Wartawan Jakarta Utara telah diserahkan oleh Ketua Harian Balai Wartawan, Ruben. Namun, ia menegaskan bahwa kunci tersebut baru akan dikembalikan jika kedua calon ketua, Chaerulsyah Hasibuan dan Massaniah, bersedia berjabat tangan dalam suasana damai dan disaksikan oleh beberapa media lokal Jakarta Utara.

“Kunci itu akan kami serahkan kembali jika kedua belah pihak sudah berjabat tangan dan situasi kondusif tercipta,” ujar Surono.

Panitia pemilihan dari pihak Chaerulsyah Hasibuan mengklaim telah menyelesaikan tugas mereka dan membubarkan diri. Mereka juga secara sepihak menyatakan bahwa Chaerulsyah Hasibuan terpilih sebagai ketua. Namun, keputusan tersebut diambil tanpa pernyataan tertulis atau kesepakatan dari pihak lain, termasuk calon lain, Massaniah. Pernyataan itu disampaikan hanya melalui voice note WhatsApp, tanpa komunikasi langsung kepada anggota.

Baca Juga:  Sambut Pilkada Damai dan Riang Gembira, Kapolda Bengkulu Ajak Kedua Paslon Gub dan Wagub Nyanyi Bareng di Malam Pengundian Nomor Urut

Ketika ditemui redaksi Teropongrakyat.co, Massaniah, yang akrab disapa Imas, membantah klaim bahwa dirinya telah mundur dari pencalonan. “Saya tidak pernah menyatakan mundur. Saat penyerahan uang registrasi, saya memang keluar sebentar untuk mengambil uang. Tapi ketika saya kembali untuk menyerahkan uang tersebut, semua orang sudah pergi,” ujar Massaniah.

Akibat konflik yang dinilai tidak transparan dan penuh kejanggalan, Kantor Balai Wartawan Walikota Jakarta Utara disegel sementara. Penyegelan ini akan berlangsung hingga kedua pihak mencapai kesepakatan damai sesuai dengan arahan Surono. Langkah ini diambil untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah konflik lebih lanjut di kalangan wartawan Jakarta Utara.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain