Kemenko Marvest Raih Apresiasi Atas Reformasi Birokrasi, Fokus Pada Pengentasan Kemiskinan dan Digitalisasi

- Jurnalis

Senin, 14 Oktober 2024 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – Reformasi birokrasi yang terus ditingkatkan di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marvest) telah menuai pujian dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas. Dalam rapat bersama di Jakarta, Menteri Anas menyampaikan apresiasinya atas peningkatan signifikan yang dicapai Kemenko Marvest dalam hal reformasi birokrasi, yang membawa dampak nyata bagi kinerja pemerintahan dan pembangunan nasional.

Dengan komando Luhut Binsar Pandjaitan, Kemenko Marvest berhasil mencapai Indeks Reformasi Birokrasi dengan kategori A- pada tahun 2023, serta meraih predikat BB untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa Kemenko Marvest tidak hanya berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola birokrasi, tetapi juga berhasil melakukannya secara konsisten.

Kemenko Marvest Raih Apresiasi Atas Reformasi Birokrasi, Fokus Pada Pengentasan Kemiskinan dan Digitalisasi - Teropong Rakyat

“Peningkatan ini merupakan bukti dari kerja keras seluruh jajaran Kemenko Marvest. Kami terus mendorong penerapan birokrasi yang berdampak langsung pada masyarakat, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan investasi,” ujar Menteri Anas.

Baca Juga:  Ini Penjelasan Bapanas Terkait Langkah Perkuat BUMN Pangan sebagai Stabilisator Harga Daging Ruminansia

Salah satu fokus utama dalam upaya reformasi birokrasi ini adalah Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang menjadi solusi penting dalam menyederhanakan proses birokrasi serta meningkatkan efisiensi. Data terbaru dari Kementerian PANRB mencatat bahwa penyederhanaan birokrasi di Kemenko Marvest telah mencapai 95,08 persen, sebuah pencapaian yang sangat signifikan.

Lebih lanjut, Menteri Anas menyoroti keberhasilan Kemenko Marvest dalam melaksanakan program reformasi birokrasi tematik, yang berkontribusi pada beberapa isu penting nasional seperti pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, pengendalian inflasi, dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Program-program ini tidak hanya menargetkan efisiensi birokrasi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Kementerian PANRB juga mengapresiasi peningkatan pada indeks-indeks penting lainnya seperti tata kelola pengadaan, sistem merit, dan SPBE, yang semuanya dinilai bersama lembaga-lembaga lainnya, termasuk KPK untuk penilaian integritas. Hal ini menunjukkan bahwa penilaian terhadap reformasi birokrasi di Kemenko Marvest dilakukan dengan standar yang tinggi dan melibatkan berbagai pihak.

Baca Juga:  Lereng Gunung Kawi X TRI Adventure, Bupati Malang Dorong Sport Tourism Terpadu dan Pemberdayaan Desa

“Kinerja birokrasi yang baik akan menentukan seberapa cepat kita mencapai target pembangunan nasional. Dengan birokrasi yang semakin efisien, upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan investasi akan semakin cepat terlaksana,” jelas Menteri Anas.

Kemenko Marvest Raih Apresiasi Atas Reformasi Birokrasi, Fokus Pada Pengentasan Kemiskinan dan Digitalisasi - Teropong Rakyat

Di sisi lain, Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kementerian PANRB atas evaluasi dan rekomendasi yang diberikan. Luhut menegaskan komitmennya untuk terus mendorong implementasi SPBE serta birokrasi yang berdampak positif bagi pembangunan.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian PANRB atas penilaian yang diberikan. Kami akan terus mengupayakan birokrasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat,” kata Luhut.

Dengan hasil ini, Kemenko Marvest diharapkan terus menjadi pelopor dalam reformasi birokrasi yang efektif, mendukung pencapaian target pembangunan nasional, serta menghadirkan birokrasi yang lebih transparan dan berdaya guna.
(Shanty Brilliani Tasya)

Berita Terkait

Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi
Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang
Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang
Kebakaran Gunung Kawi Capai 1.534 Hektare, Tim Gabungan Terus Pantau dan Lakukan Pendinginan
Perubahan APBD Batu Tembus Rp1 Triliun, Nurochman Minta Program Tak Sekadar Ubah Angka
Kebakaran Gunung Kawi Meluas, 1.459 Hektare Area Terbakar
Wali Kota Nurochman Ajak KTNA Perkuat Regenerasi Petani Muda lewat Inovasi dan Gagasan
Pemerintah Kota Batu Resmi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-25, Bawa Tema Bangkit Bersama, Menjaga Alam Raya, mBatu SAE Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang

Senin, 21 September 2026 - 14:31 WIB

Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang

Minggu, 20 September 2026 - 21:27 WIB

Kebakaran Gunung Kawi Capai 1.534 Hektare, Tim Gabungan Terus Pantau dan Lakukan Pendinginan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:01 WIB

Perubahan APBD Batu Tembus Rp1 Triliun, Nurochman Minta Program Tak Sekadar Ubah Angka

Berita Terbaru