MALANG | Teropongrakyat.co – Persiapan pelaksanaan Spectacular Rejoyoso Carnival Persona Rejoyoso Vol 2 mulai dimatangkan. Pemerintah Desa Rejoyoso bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bantur menggelar rapat koordinasi untuk membahas kesiapan pelaksanaan kegiatan karnaval di Balai Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Selasa (13/10/2026).
Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Camat Bantur Bayu Jatmiko, Bati Tuud Koramil 0818/12 Bantur Peltu Tomy Umbarsono, Kapolsek Bantur AKP Taufik S., S.H., M.H., Kepala Desa Rejoyoso H. Abdul Manaf, perwakilan Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya.
Turut hadir Babinsa Rejoyoso Serda Eko Rudi, Bhabinkamtibmas Brigpol Mujid, Kasi Trantib Kecamatan Bantur Aris, Ketua BPD Sarju, tenaga kesehatan, perangkat desa, serta panitia dan koordinator karnaval.
Dalam rapat tersebut, peserta membahas paparan kesiapan pelaksanaan karnaval, dilanjutkan diskusi dan tanya jawab mengenai berbagai aspek penyelenggaraan kegiatan. Koordinasi lintas sektor ini dilakukan untuk menyamakan pemahaman antarpihak yang terlibat dalam pelaksanaan acara.
Peltu Tomy Umbarsono Tekankan Pentingnya Koordinasi
Bati Tuud Koramil 0818/12 Bantur Peltu Tomy Umbarsono turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut sebagai bagian dari dukungan TNI terhadap kegiatan masyarakat di wilayah Kecamatan Bantur.
Keterlibatan unsur Koramil bersama kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan instansi terkait menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kegiatan agar dapat berjalan tertib dan lancar.
Koordinasi tersebut juga menjadi forum untuk membahas kebutuhan teknis di lapangan, termasuk aspek ketertiban, pengaturan lalu lintas, serta kesiapan panitia dalam menyelenggarakan karnaval.
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai peran masing-masing sehingga pelaksanaan Spectacular Rejoyoso Carnival Persona Rejoyoso Vol 2 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan desa.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung kelancaran agenda kemasyarakatan di wilayah Bantur.












