Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDosen FEB UPN Veteran Jawa Timur Dampingi UMKM AndCraft Perkuat Pemasaran Batik EcoprintKomentar: 0

Dosen FEB UPN Veteran Jawa Timur Dampingi UMKM AndCraft Perkuat Pemasaran Batik Ecoprint

Teropong Rakyat, 21 Oktober 2026, 21:45 WIB · 3 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

SURABAYA, teropongrakyat.co – Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur melakukan kunjungan dan pendampingan terhadap UMKM AndCraft, pelaku usaha kerajinan batik ecoprint, guna mengidentifikasi tantangan pemasaran dan peluang pengembangan usaha.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu UMKM meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, serta mempertahankan kualitas produk di tengah persaingan industri kreatif yang semakin ketat.

Tim dipimpin oleh Dewi Daniati selaku ketua, bersama Dyajeng Puteri Woro Subagio, S.E., M.M., Wirdatul Khomro dari Program Studi Manajemen, serta Charis dari Program Studi Akuntansi. Kolaborasi lintas bidang tersebut diharapkan dapat memberikan masukan terkait strategi pemasaran, pengelolaan usaha, dan keuangan.

Dalam diskusi bersama pemilik AndCraft, Pak Joe dan Bu Yuni, persoalan pemasaran menjadi salah satu tantangan utama yang perlu mendapat perhatian. Meski telah menjalin kerja sama dengan sejumlah instansi untuk pengadaan suvenir dan cendera mata, AndCraft menilai jangkauan pasarnya masih perlu diperluas.

Dosen FEB UPN Veteran Jawa Timur Dampingi UMKM AndCraft Perkuat Pemasaran Batik Ecoprint - Teropong Rakyat

Salah satu langkah yang ingin dikembangkan adalah optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial, khususnya TikTok dan Instagram. Pemanfaatan TikTok Live dinilai berpotensi memperkenalkan produk secara langsung kepada calon konsumen, sedangkan Instagram dapat digunakan untuk menampilkan koleksi dan keunikan motif batik ecoprint.

Pembaruan katalog produk juga menjadi kebutuhan penting agar konsumen memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai pilihan produk, jenis bahan, karakteristik kain, dan keunggulan yang ditawarkan.

Baca Juga:  Kapolres Metro Jakarta Utara Pimpin Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Begini Arahannya. 

Selain pemasaran, persaingan harga menjadi tantangan tersendiri bagi AndCraft. Meningkatnya jumlah pelaku usaha ecoprint membuat produk serupa ditawarkan dengan harga yang beragam. Kondisi ini menuntut AndCraft untuk mampu menjelaskan perbedaan kualitas bahan, proses pengerjaan, dan nilai produk kepada konsumen.

Pak Joe dan Bu Yuni turut memperlihatkan sejumlah contoh kain ecoprint dengan material berbeda, termasuk sutra dan kain sintetis. Perbedaan tekstur, kenyamanan, serta karakteristik bahan menjadi aspek yang diperhatikan dalam menjaga kualitas produk.

Pengalaman melayani konsumen mancanegara juga memberikan gambaran bahwa sebagian pembeli mempertimbangkan jenis material dan kualitas sebelum memutuskan pembelian. Karena itu, komunikasi mengenai keunggulan produk dinilai penting agar persaingan tidak hanya bertumpu pada harga.

AndCraft juga berupaya mempertahankan karakter produksi ecoprint dengan memanfaatkan pewarna alami dan menghindari bahan kimia sintetis dalam proses pembentukan motif. Komitmen tersebut menjadi bagian dari identitas usaha yang ingin dijaga seiring dengan upaya memperluas pasar.

Berdasarkan hasil kunjungan dan diskusi, tim dosen mengidentifikasi sejumlah peluang pengembangan, antara lain penguatan identitas merek, peningkatan promosi digital, pembaruan katalog produk, serta penyampaian informasi yang lebih jelas mengenai kualitas dan karakteristik bahan.

Baca Juga:  Kolaborasi TJSL untuk Memperingati Kemerdekaan RI ke-80 Bersama Pelajar SD dan SLB Membangun Semangat Baru

Dari sisi pengelolaan usaha, peninjauan biaya produksi dan penentuan harga jual juga menjadi aspek yang dapat dipertimbangkan untuk menjaga keseimbangan antara kualitas produk dan daya saing harga.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan UMKM melalui penerapan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Bagi FEB UPN “Veteran” Jawa Timur, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Pendampingan ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDG 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

Melalui kolaborasi antara akademisi dan pelaku usaha, pengembangan AndCraft diharapkan tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga pada penguatan identitas produk, pemeliharaan kualitas, dan penerapan praktik usaha yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Kunjungan ini menjadi tahap awal untuk memahami kebutuhan nyata AndCraft sebelum merumuskan pendampingan lanjutan. Dengan strategi pemasaran yang lebih terarah dan pengelolaan usaha yang baik, AndCraft diharapkan mampu memperluas pasar tanpa kehilangan karakteristik serta nilai yang menjadi keunggulan batik ecoprint yang dihasilkannya.

(Dyajeng Subagio)

Lihat Nasional Selengkapnya→
Artikel Terkait Nasional
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain